Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Cara Mengetahui Share File Folder Jaringan Lokal LAN

Sebenarnya perihal berkirim informasi atau data antar laptop ke laptop tidak berbeda dengan cara mengirim data antar hard drive ke hard drive, antar pc ke pc, antar folder ke folder yang sudah biasa dilakukan pada computer yang berdiri sendiri (stand alone).

Namun perbedaannya adalah apabila proses pengiriman dan penerimaan informasi dalam jaringan membutuhan ijin untuk berkomunikasi atau saling berbagi sumber data dan informasi. Ijin yang dimaksud adalah ijin penggunaan informasi dalam computer yang kita miliki.

Misalnya saya memiliki informasi data yang saya simpan dalam sebuah folder yang saya beri nama DATA. Folder DATA ini akan saya ijinkan untuk bisa diakses orang lain melalui computer yang berada dalam jaringan. Nah proses pemberian ijin ini dalam jaringan disebut SHARE.

Jadi apabila folder (atau bias saja file) yang hendak diberikan ijin untuk saling bertukar informasi harus dishare terlebih dahulu. Setelah di share barulah dilakukan komunikasi tukar informasi antar computer dalam jaringan melalui folder yang sudah memiliki hak akses (share).

Cara melakukan share pada folder dan file

Untuk melakukan sharing terhadap folder ataupun file caranya adalah sama, ada sharing yang dapat dilakukan dari command prompt dan ada juga yang dapat dilakukan dari windows explorer.
Di sini saya hanya menjelaskan sharing folder dan file melalui windows explorer.

Klik Start-All program-Accessories-Windows Explorer atau bias juga dengan cara yang lebih singkat klik kanan pada Start menu kemudian klik Explorer.

Dari windows explorer tentukan folder mana yang akan di share untuk digunakan bersama dalam jaringan, misalnya folder “data” (tanda petik dua hanya mempertegas kata). (lihat gambar)


Gambar diatas jelas terlihat folder data yang belum di sharing


Contoh yang dapat dilihat pada gambar di atas, kita akan melakukan sharing pada pada folder “data”. Caranya klik satu kali pada folder “data” kemudian klik menu File-Sharing and security sehinga muncul jendela seperti berikut.


Berikan tanda centang/contreng/rumput pada tulisan atau pilihan Share this folder on the network, kemudian share namenya boleh diubah atau bias saja tetap menggunakan nama “data” (nama yang ditulis di sini yang akan terlihat di computer lain dalam jaringan).

Dan akhiri dengan klik Apply kemudian OK atau langsung saja klik OK, sehingga hasil akhirnya folder data akan menjadi seperti gambar berikut.


Sampai di sini masih sebatas memberikan ijin folder atau file sedangkan praktek untuk mengirim ataupun menerima data, atau menggunakan sumber daya bersama silahkan baca terus artikel ini.
Melakukan komunikasi antar folder yang sudah di sharing.

Jalankan windows explorer, caranya sama seperti melakukan file dan folder sharing tadi, kemudian pada address ketik \\namakomputer.

Misalnya kita akan melakukan komunikasi data antar komputer1 dan komputer2 maka ketik pada address bar di windows explorer \\komputer2 (dilakukan di komputer1). maka semua isi folder (file-file) yang ada di komputer2 dalam folder data yang sudah disharing tadi akan terlihat di komputer1. Selanjutnya silahkan mengambil data dari computer 2 degan cara mengcopy dan pastekan di salah sati drive computer local.

Cara Sharing Internet Modem via WiFi

Koneksi internet hanya 2 komputer (biasa dikenal dengan sebutan peer to peer connection) via Wifi untuk memanfaatkan koneksi internet menggunakan modem, baik itu modem CDMA, GSM atau Speedy dapat dilakukan dengan mudah.

Untuk menggunakan koneksi internet via modem secara bersama oleh 2 orang yang menggunakan laptop dan memiliki media wireless network built in, tidaklah sulit namun perlu beberapa langkah melakukan setting pada ke 2 laptop yang akan digunakan dalam share internet ini.

Contoh melakukan sharing internet seperti ini misalnya, Hendri menggunakan modem Huawei dengan kartu GSM Indosat IM3 sebagai koneksi ke internet. Internet yang diakses oleh Hendri juga ingin digunakan oleh Agus. Nah bagaimana supaya agar Agus juga bisa menggunakan akses internet tanpa harus membeli modem lagi.

Untuk melakukan sharing internet dari laptop ke laptop hal yang perlu dibutuhkan di sini adalah adanya line untuk koneksi antar ke 2 laptop tersebut. Line penghubung dimaksud di sini adalah LAN atau Wireless Network Connection.


Pada praktek kali ini kita menggunakan line koneksi Wireless sebagai penghubung antar laptop.

Sebagai contoh Hendri menggunakan laptop Acer Aspire 2920Z memiliki wireless network built in dan terkoneksi ke internet menggunakan modem huawei gsm (Indosat). Agar internet bisa diakses oleh Agus (memiliki laptop Toshiba 10", maaf spesifikasi lengkapnya saya lupa) maka berikut langkah melakukan sharing internet.

SETTING KE 2 LAPTOP

Pada laptop Hendri lakukan perubahan setting pada ip address wireless menjadi :
IP                 : 192.168.0.1
Subnet mask : 255.255.255.0
Default gateway, preferred DNS server dan Alternate DNS server biarkan kosong.

Caranya Klik Start - Connect To - Show All Connections. Pada jendela Network Connection klik kanan pada Wireless Network Connection 2 dan pilih Propertis sehingga muncul jendela Wireless Network Connection 2 Propertis.

Klik tab Wireless Networks - Advanced, dari jendela Advanced pilih Computer-to-computer (ad hoc) network only, dengan cara klik pada lingkaran kecil, kemudian klik Close, Ok.


Pada laptop Agus lakukan perubahan setting pada ip address wireless menjadi :

IP                      : 192.168.0.2 (3-255)
Subnet mask      : 255.255.255.0
Default gateway : 192.168.0.1

Sedangkan preferred DNS dan Alternate DNS srver biarkan kosong.

Caranya sama seperti laptop Hendri yaitu Klik Start - Connect To - Show All Connections. Pada jendela Network Connection klik kanan pada Wireless Network Connection 2 dan pilih Propertis sehingga muncul jendela Wireless Network Connection 2 Propertis.

Klik tab Wireless Networks - Advanced, dari jendela Advanced pilih Computer-to-computer (ad hoc) network only, dengan cara klik pada lingkaran kecil, kemudian klik Close, Ok.

Simpan perubahan yang dilakukan baik pada laptop Hendri dan laptop Agus.

SHARING INTERNET

Pada laptop Hendri (laptop 1 windows xp sp2) harus dishare internet connectionnya agar dapat diakses dari laptop Agus (laptop 2 windows xp sp2), caranya sebagai berikut :

Masuk ke propertis modem dengan cara klik Start - Connect To - Show All Connections. Klik kanan pada IndosatGPRS dan klik Propertis. Apabila anda menggunakan modem berjenis lain dan kartu yang berbeda silahkan pilih modem yang sesuai dengan cara klik kanan pada modem tersebut dan pilih propertis).


Pada jendela Modem Propertis, terdapat 4 tab yaitu General, Options, Security, Networking dan Advanced. Klik pada tab Advanced kemudian berikan tanda centang pada Allow other network users to connect through this computer's internet connection.

Selanjutnya pilih line sharing dengan cara klik scroll down pada Home networking connection kemudian pilih Wireless Network Connection 2 dan klik OK sehingga hasil tampilan icon seperti gambar berikut.


CARA MENGGUNAKAN INTERNET BERSAMA

Pertama aktifkan koneksi internet di laptop 1 dan pastikan bahwa internet sudah terkoneksi dengan baik, selanjutnya beralih ke laptop 2, lakukan koneksi dari laptop 2 ke laptop satu dengan cara masuk ke properti wireless network

kemudian pada tab wireless network klik view wireless networks. Klik pada wireless yang ada kemudian klik Connect. Tunggu beberapa saat hingga proses koneksi selesai.

Internet sekarang sudah bisa digunakan secara bersama, selamat mencoba.

Cara Pasang Konektor RJ-45 pada Kabel UTP

Sebelum saya menjelaskan cara memasang konektor pada kabel jaringan UTP, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu bahwa apabila dalam pemasangan terjadi kesalahan maka konektor tersebut tidak dapat digunakan lagi, harus diganti dengan konektor yang baru, jadi yang perlu diingat adalah urutan kabel harus sesuai dengan aturan yang sudah menjadi standar dalam menghubungkan dengan konektor.

Untuk menghubungkan konektor RJ-45 dengan kabel UTP, peralatan yang dibutuhkan adalah, Kliping Tool (Tang khusus menghubungkan kabel UTP dgn Konektor), Gunting atau Cutter. Menurut saya dengan ketiga alat ini, kita sudah bisa menghubungkan konektor RJ-45 dengan kabel UTP.

Cara Pasang Konektor RJ-45 pada kabel UTP

1. Kupas pelapis luar kabel.
2. Buka lilitan untuk masing-masing pasangan kabel
3. Urutkan berdasarkan nomor urut standar kabel untuk jaringan (lihat cara mengurutkan kabel di bawah)
4. Potong bagian ujung kabel yang tidak digunakan (ujung kabel harus sama panjang)
5. Masukkan kabel ke dalam lobang konektor RJ-45
6. Pastikan ke 8 kabel sudah masuk dengan benar
7. Gunakan Cliping Tool untuk menguatkan konektor dengan kabel.

Cara Mengurutkan Kabel.

Oleh karena seutas kabel terdiri dari dua ujung maka di sini saya namakan ujung 1 dan ujung 2. Untuk kebutuhan kabel dengan pemasangan lurus (stright), biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer dengan HUB, urutan standarnya adalah :

Ujung Kabel 1 dan 2 di urutkan sama yaitu :

1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat

Sedangkan untuk urutan kabel standar silang (cross), biasa digunakan untuk menghubungkan Komputer dengan Komputer atau HUB dengan HUB, berikut adalah cara pasangnnya :

Ujung Kabel 1 :

1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat

Ujung Kabel 2 :

1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat

Cara Pasang Konektor RJ-45 pada Kabel UTP di atas harus dilakukan dengan hati-hati karena biaya untuk konektor dan kabel cukup mahal. Yang terpenting adalah memperhatikan apakah kabel yang dimasukkan ke dalam konektor, benar-benar sudah berada di posisi yang tepat atau belum, kalau belum ditekan lebih keras lagi agar kabelnya benar-benar masuk.

Jika masih gagak juga, kabel tidak sampai masuk mencapai pin penekan, sebaiknya keluarkan kabel dari konektor dan potong serta urutkan ulang kemudian masukkan kembali, sebelum di clip dengan slipping tool.

semoga artikel  Cara Pasang Konektor RJ-45 pada Kabel UTP bermanfaat.

Cara Mengatasi Koneksi Internet Sering Putus

Tadi pagi saya mengerjakan sebuah komputer yang katanya koneksi internetnya sering terputus saat sedang digunakan. Awalnya saya ditelpon, katanya melalui telpon kalau komputernya mengalami masalah yaitu koneksi internet sering sekali terputus di tengah jalan saat sedang asik-asik browsing dan download, tiba-tiba saja koneksi internet terputus. Kadangkala juga sedang mendengarkan lagu di youtube tiba-tiba saja koneksi internetnya terputus.

Setelah meluncur ke tkp, ternyata saya menemukan sebuah benda bekedip-kedip di bagian atas jendela rumah, ternyata itu adalah sebuah modem gsm yang sedang digunakan oleh klien saya ini, dan modem itu sedang digunakan tetapi hanya beberapa menit saja tersambung, kemudian putus lagi. Modem itu terpasang menggunakan sambungan kabel USB dengan panjang kabel 5 meter.

Cara Mengatasi Internet Sering Terputus

Berikut ini adalah tindakan yang saya ambil untuk belajar mengatasi internet yng sering terputus. Ada beberapa tindakan yang saya lakukan, berdasarkan pengalaman saya sendiri selama melakukan perbaikan komputer klien. Berikut adalah langkah untuk mengatasi koneksi internet yang sering terputus.

1. Melepaskan modem dari tempatnya (lepas dari USB port)
2. Melakukan uninstall aplikasi dan driver modem
3. Restart Komputer
4. Pasang Modem kembali
5. Install Ulang Driver dan Aplikasi Modem
6. Add Profile
7. Lakukan koneksi internet

Setelah saya melakukan ketujuh langkah di atas ternyata hasilnya memang lebih bertahan lama, namun akhirnya terputus juga koneksinya. Saya mencoba dengan memindahkan kabel modem ke port USB yang berbeda (port USB belakang/rear CPU), karena sebelumnya terpasang di port USB depan (front), hasilnya masih tetap sama juga.

Akhirnya saya iseng melepas modem yang berada di ujung kabel USB yang panjangnya 5 meter kemudian modem tersebut saya pasang langsung ke port usb belakang CPU tanpa menggunakan penghubung kabel yang panjangnya 5 mete tadi. Hasilnya internet terkoneksi tanpa terputus lagi. Sampai dengan artikel ini saya tulis, saya sempat bertanya kepada klien saya itu apakah koneksi internetnya masih sering terputus, katanya sudah tidak lagi, koneksi internetnya berjalan sangat lancar. Meski awalnya cuma iseng tetapi hasilnya luar biasa.

Kesimpulannya bahwa, menggunakan kabel panjang untuk meraih signal yang tinggi, tidak selamanya berhasil, justru tidak menggunakan kabel yang panjang malah koneksi internet menjadi lancar dan tidak terputus.

Semoga bermanfaat.

Tips Memilih Modem Terbaik

Internet saat ini sudah tersedia dimana-mana, di sekolah, kampus, warnet, kantin, bar, hotel, kantor pemerintahan baik yang bebas penggunaannya (gratis) maupun yang berbayar.

Untuk yang bebas tentu tidak sebebas yang dipikirkan banyak orang termasuk saya...hehehe...tidak mungkinkan diberikan akses internet gratis begitu saja tentu ada syaratnya. Biasanya di sebuah kantin misalnya terdapat spanduk bertuliskan WiFi Gratis, tentu gratis bukan untuk semua orang melainkan gratis bagi pengunjung kantin itu sendiri jadi hitung-hitung sama-sama memberikan keuntungan.

Keuntungan bagi pemilik kantin yaitu dengan memberikan fasilitas akses internet gratis dapat meningkatkan pengunjung kantinnya begitu juga dengan pengunjung kantin itu sendiri, sambil menunggu pesanan makanan atau minuman, seorang pengunjung kantin dapat melakukan aktifitas di internet tentu dengan memperoleh username dan password dari pengelola kantin.

Sedikit tulisan di atas menggambarkan tentang penggunaan internet gratis di beberapa kota besar di indonesia sebagai bentuk pelayanan terhadap konsumen.

Lalu bagaimana dengan pengguna internet rumahan yang menggunakan koneksi internet menggunakan modem ? modem manakan yang terbaik, atau modem manakah yang menjadi pilihan. Apakah modem CDMA, GSM yang paling bagus ?

Menurut pengalaman saya selama menggunakan modem baik itu modem cdma maupun modem gsm, memang soal kecepatan akses sangat tergantung pada kecepatan akses yang tersedia pada masing-masing modem. Semakin besar kecepatan akses maka semakin cepat pula akses internet yang dilakukan.

Soal modem cdma atau gsm sebaiknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli modem cdma atau gsm seperti.
  1. Signal untuk akses internet menggunakan modem cdma. Misalnya anda merencakanan membeli modem cdma dengan kartu flexi, tentu yang diperhatikan adalah apakah signal yang ada di tempat anda cukup untuk melakukan akses internet.
  2. Pilih kartu cdma yang sesuai dengan daerah tempat tinggal anda yang memiliki signal tertinggi agar penggunaan internet tidak terganggu meski ada saja gangguan tersebut.
  3. Sebelum memilih kartu cdma atau gsm sebaiknya melakukan survei terhadap biaya penggunaan modem untuk masing-masing kartu. Survei bisa dilakukan dengan menanyakan kepada rekan-rekan yang sudah pernah menggunakan modem baik cdma maupun gsm atau juga dapat mencari informasi seluas-luasnya di internet.
  4. Pastikan bahwa kecepatan akses internet untuk modem yang anda beli sudah sesuai dengan apa yang tertulis di kotak modem misalnya 3,6 Mbps atau 7,2 Mbps.

Cara Berkirim Pesan Melalui Jaringan LAN

Berkirim pesan dalam sebuah jaringan adalah sesuatu yang menarik untuk diulas karena memberikan manfaat akan jaringan yang berguna sebagai alat komunikasi.

Bisa saja kita menggunakan sarana komunikasi antar teman kerja dalam sebuah perusahaan yang menggunakan telepon, tetapi tentu masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya bila dibandingkan dengan komunikasi menggunakan sarana jaringan Local Area Network (LAN).

Postingan kali ini tentang berkomunikasi dalam jaringan lokal menggunakan perintah DOS NET SEND.

Format perintah NET SEND adalah sebagai berikut :

NET SEND nama_komputer_tujuan/ip_komputer_tujuan pesan

contoh

NET SEND komputer1 Selamat Siang...
Sebelum melakukan pengiriman pesan terlebih dahulu harus mengetahui nama komputer tujuan atau nama komputer yang hendak dikirimi pesan.

Jika anda sebagai seorang manajer atau kepala bagian yang hendak mengirim pesan ke semua klien dalam jaringan maka tidak perlu menghafal semua nama komputer yang ada dalam jaringan tetapi bisa menggunakan karakter pengganti untuk semua unit komputer dalam jaringan yaitu karakter/huruf bintang (*).

Untuk mengirim pesan untuk semua komputer yang ada dalam jaringan, format perintahnya adalah sebagai berikut :

NET SEND * pesan

contoh :

NET SEND * Semua berkumpul di aula jam 10.30. ttd. Kabag Pemasaran
contoh di atas menyatakan bahwa seorang kepala bagian mengirimkan pesan kepada stafnya untuk hadir di aula pada jam 11.30.

Perintah net send juga banyak dimanfaatkan oleh para siswa/mahasiswa untuk berkomunikasi antar teman sekolah atau rekan mahasiswa lain untuk saling menukar jawaban dalam ujian misalnya (bukan mengajari yang ya...bila ketahuan resiko sendiri ya... ). Bila menggunakan pesan net send tentu pengajar/instruktur akan mengira bahwa kita sedang sibuk mengerjakan soal yang diberikan tapi ternyata kita sedang sibuk mengirim pesan untuk mendapatkan jawaban dari rekan seperjuangan hehehe...

Semoga perintah mengirimkan pesan ini dimanfaatkan untuk kebaikan dan bukan sebaliknya untuk mempermudah mendapat contekan dari teman sekolah/kuliah.

Selamat berkreasi dengan perintah NET SEND

Setting Awal Access Point WAP54G LinkSys

Sebelum dapat menggunakan Access Point WAP54G LinkSys tentunya harus me-setting awal Access Point WAP54G LinkSys agar bisa dapat digunakan.

Bila Access Point WAP54G LinkSys anda benar-benar baru dan belum pernah digunakan maka langsung saja menghubungkan Access Point WAP54G LinkSys dengan Laptop atau PC Desktop anda menggunakan kabel UTP serta hubungkan adaptor Access Point WAP54G LinkSys pada stop kontak listrik dengan Access Point WAP54G LinkSys.

Perhatikan bahwa IP dari Laptop atau PC desktop harus denganh format seperti berikut : 192.168.1.* tanda bintang mewakili angka 1 sampai dengan 255 dan bukan 245 karena 245 adalah milik Access Point WAP54G LinkSys pada keadaan default.

Apabila Access Point WAP54G LinkSys tidak yakin apakah Access Point WAP54G LinkSys ini sudah pernah digunakan atau belum silahkan me-resset dulu Access Point WAP54G LinkSys untuk meyakinkan Access Point WAP54G LinkSys kembali kepada keadaan default.

Cara mereset Access Point WAP54G LinkSys, tekan tombol pada bagian belakang dengan klip atau apa saja yang bisa mencapai tombol kecil tersebut dan tahan hingga kira-kira 10 detik.

Setelah yakin bahwa Access Point WAP54G LinkSys kembali kepada setingan default maka ikuti langkah berikut.

Buka web administrator Access Point WAP54G LinkSys pada browser terus ketikkan alamat 192.168.1.245 di address bar sehingga muncul kotak dialog user namae dan password, biarkan username kosong dan ketik "admin" pada password sehingga akan muncul halaman setting berbasis Access Point WAP54G LinkSys.

Jika Access Point WAP54G LinkSys ini akan dihubungkan pada jaringan anda yang mempunyai segmen yang berbeda (misalnya selain 192.168.2.*) ubah IP statisnya ke segmen yang sesuai, atau bisa juga pilih DHCP kalau anda tidak ingin memberikan IP Statis. Hanya saja bila menggunakan DHCP maka anda akan kesulitan untuk menemukan IP Access Point WAP54G LinkSys ini nantinya.

Pada web based control panel dari akses poin ini anda bisa mengatur berbagai settingan yang disediakan oleh WAP54G, misalnya Mode Authentication maupun mengganti password default.

Setelah selesai menentukan IP dari Access Point WAP54G LinkSys ini cabut kabel yang terhubung antara Access Point WAP54G LinkSys dengan Laptop atau PC desktop, kemudian pasang pada jaringan anda.

Setting selanjutnya bisa anda akses dengan menggunakan IP yang baru diubah tersebut melalui web browser.

Selamat mencoba...

Mengenal Jenis Kabel Jaringan Twisted Pair

Kabel twisted pair adalah jenis kabel yang digunakan dalam jaringan yang mana didalam kabel tersebut terdapat pasangan kabel yang saling berlilitan sehingga biasa disebut dengan twisted pair. Bagi kita yang belum mengenal mana yang disebut dengan kabel twisted pair, bisa diperhatikan kabel telpon rumah, dilihat dari bentuk fisiknya hampir sama dengan kabel twisted pair untuk jaringan Local Area Network (LAN).

Tujuan dari dililitnya pasangan kabel ini adalah agar apabila didalam penggunaannya sebagai media penghantar informasi atau data bisa dapat mengurangi interferensi dan derau (noise).

Ada dua macam kabel twisted pair yang biasa digunakan dalam membangun jaringan Local Area Network, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) yang memiliki selubung pembungkus dan Unshielded Twisted Pair (UTP) yang tidak mempunyai selubung pembungkus.

Fungsi selubung pembungkus kabel ini adalah pentanahan (grounding) untuk mengurangi lebih lanjut gangguan yang ada terhadap komunikasi data. Jadi jelas di sini bahwa kabel yang memiliki selubung pembungkus akan lebih tahan terhadap gangguan dibandingkan dengan kabel twisted pair yang tidak memiliki selubung pembungkus.

Karakteristik umum kabel Twisted Pair adalah :
  •     Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain.
  •     Terdiri atas dua, empat, atau lebih pasangan kabel.
  •     Koneksi pada twisted pair biasanya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
Berikut ini adalah contoh gambar kabel Shielded Twisted Pair (STP)


Berikut ini adlah contoh gambar kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)


Semoga bermanfaat.

Manfaat Windows VNC

Banyak pengguna jaringan sudah mengenal apa itu Virtual Network Computing (VNC) yaitu sebuah software yang sangat bermanfaat dalam memonitoring para pengguna komputer dalam jaringan.

Lalu apa manfaat sebenarnya yang dimiliki oleh VNC ini ? yang utama adalah bermanfaat untuk seorang administrator.

Dengan menggunakan software vnc ini dengan demikian seorang administrator dapat diringankan bebannya dalam rangka :
  • Melakukan kontrol terhadap semua unit komputer yang berada dalam jaringan
  • Melakukan installasi software pada komputer-komputer yang berada dalam jaringan sehingga seorang administrator tidak harus mondar mandir dari satu komputer ke komputer lainnya.
  • Dapat melakukan perawatan komputer yang berada dalam jaringan dengan hanya dilakukan dari salah satu unit komputer dalam jaringan.
  • Memindahkan, memperbanyak, menghapus, mengedit file atau documen yang berada di komputer lain dalam jaringan karena dapat dilakukan dari salah satu unit komputer saja.
  • Mematikan/shutdown komputer secara remote tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
  • Apabila software vnc digunakan di warnet maka dapat menjadi pengontrol para pengguna (user) warnet apabila melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti mendownload file-file yang tidak pantas bagi anak-anak dan lain-lain.
Banyak manfaatnya apabila seorang administrator memanfaatkan software ini untuk keperluan monitoring user dlam penggunaan jaringan lokal.
Software ini ada yang gratis dan ada yang berbayar, tentu ada perbedaan fasilitas yang diperoleh apabila memilih yang gratis dan yang berbayar, tentu yang berbayar lebih lengkap fasilitas yang diberikan daripada vnc gratis.

Bagi yang download filenya silahkan klik di sini.

Sejarah GSM (Global System for Mobile) dan Arsitektur Jaringan

Sejarah GSM - Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (Global System for Mobile) datang dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke Indonesia seperti NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Advance Mobile Phone System).

Sekarang, dalam kurun waktu lebih dari satu dekade, teknologi GSM telah menguasai pasar dengan jumlah pelanggan lebih dari jumlah pelanggan telepon tetap. Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (Global System for Mobile) datang dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke Indonesia seperti NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Advance Mobile Phone System).

Di tahun 1980-an, teknologi Global System for Mobile Communication (GSM) datang ke Indonesia, maka para operator pemakai teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System) menghilang. Lalu, muncul Satelindo sebagai pemenang, yang kemudian disusul oleh Telkomsel.

Dan pada akhirnya teknologi GSM lebih unggul dan berkembang dengan pesat, ini dikarenakan kapasitas jaringan lebih tinggi, karena efisiensi di spektrum frekuensi dari pada teknologi NMT dan AMPS.

Arsitektur Jaringan GSM
Unsur-unsur yang utama pada arsitektur GSM [3GPP-23.002] ditunjukkan pada  Gambar 2.4, Jaringan GSM terdiri atas tiga subsistem: Base Station Subsystem (BSS), Network Subsystem (NSS) dan Operation Subsystem (OSS). OSS tidak dijelaskan lebih lanjut, unsur-unsur BSS dan NSS akan diuraikan lebih lanjut.


a.    Mobile Station (MS)
Mobile Station (MS) adalah perangkat yang mengirim dan menerima signal radio. MS dapat berupa mobile handset atau Personal Digital Assistant (PDA). MS terdiri dari Mobile Equipment (ME) dan Subscriber Identity Module (SIM). ME berisi transceiver radio, display dan Digital Signal Processor. SIM digunakan agar network dapat mengenali user.

b.    Base Transceiver Station (BTS)
Base transceiver Station (BTS) berfungsi sebagai interface komunikasi semua MS yang aktif dan berada dalam coverage area BTS tersebut. Di dalamnya termasuk modulasi signal, demodulasi, equalize signal dan error coding. Beberapa BTS terhubung pada satu Base Station Controller (BSC). Satu BTS biasanya mampu menghandle 20-40 komunikasi serentak.

c.    Base Station Controller (BSC)
BSC berfungsi mengatur konkesi BTS-BTS yang berada dalam kendalinya. Fungsi tersebut memungkinkan operasi seperti handover, cell site configuration, management of radio resources dan menyetel power level dari frekuensi radio BTS. Pada jaringan GSM BSC mengatur lebih dari 70 BTS.

d.    Mobile Switching Centre (MSC) dan Visitor Location Register (VLR)
Mobile Switching Centre (MSC) melakukan fungsi registrasi, authentikasi, update lokasi user, billing service dan sebagai interface dengan jaringan lain. Selain itu MSC juga bertanggung jawab untuk call set-up, release dan routing.

Visitor Location Register (VLR) berisi informasi dinamis tentang user yang terkoneksi dengan mobile network termasuk lokasi user tersebut. VLR biasanya terintegrasi dengan MSC.

Melalui MSC, mobile network terhubung dengan jaringan lain seperti PSTN (Public Switched Telephone Network), ISDN (Integrated Service Digital Network), CSPDN (Circuit Switched Public Data Network) dan PSPDN (Packet Switched Public Data Network).

e.    Home Location Register (HLR)
Home Location Register (HLR) adalah elemen jaringan yang berisi detil dari setiap subscriber. Sebuah HLR biasanya mampu mengatur ratusan bahkan ribuan subscriber. Pada jaringan GSM, signaling berbasis pada protokol Signaling System Number 7 (SS7). Penggunaan SS7 dilengkapi dengan penggunaan protokol Mobile Application Part (MAP). MAP digunakan untuk pertukaran informasi lokasi dan subscriber antara HLR dan elemen jaringan lainnya seerti MSC.

Untuk setiap subscriber, HLR mengatur pemetaan antara International Mobile Subscriber Identity (IMSI) dan Mobile Station ISDN Number (MSISDN). Untuk alasan keamanan, IMSI jarang ditaransmisikan melalui perantara radio dan hanya dikenali pada jaringan GSM yang ditentukan. IMSI menggunakan format [ITU-E.212]. Tidak seperti IMSI, MSISDN mengidentifikasi subscriber di luar jaringan GSM, MSISDN menggunakan format [ITU-E.164].

Cara Membuat Router Berbasis Windows XP

Kali ini saya akan mencoba melakukan pengaturan agar sebuah komputer bersistem operasi windows xp dapat kita gunakan sebagai router.

Berikut langkah-langkahnya :
  • Siapkan secangkir kopi biar enak melakukan settingnya…
  • Siapkan 2 buah LAN Card atau 1 Lan card onboard dan yang satunya berdiri sendiri, dalam hal ini percobaan saya lakukan menggunakan 2 buah Lan card D-Link yang masing-masing berdiri sendiri dikarenakan data berbasis multimedia.
  • Setelah dilakukan pemasangan jangan lupa setting di BIOS disabledkan onboard lan cardnya, kemudian lakukan penginstalan driver untuk masing-masing lan card tadi.
  • Beri konfigurasi kartu jaringan dengan menetapkan alamat kedua lan card tersebut. Misalnya  pada lan card slot 1 diberi IP 192.168.1.1 dan lan card yang lain diberi IP 192.168.2.1. sesuaikan IP address lan card mana yang akan dihubungkan ke modem atau ISP sobat.
  • Setelah dilakukan pengalamatan kedua lan card tadi, selanjutnya konfigurasikan IP Routing untuk kedua segmen tersebut, dengan cara sebagai berikut klik menu RUN kemudian ketikkan regedit selanjutnya enter.

  • Kemudian masuk pada jendela regedit kemudian cari key IPEnableRouter. Untuk mempercepat pencarian tekan Ctrl+F kemudian ketikkan key yang dicari. Jika key tersebut tidak ada silahkan sobat buat sendiri dengan cara masuk pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameter Kemudian klik kanan pilih New>Key>DWORD Value seperti gambar dibawah ini kemudian isi value data dengan angka nol atau angka 1 untuk IPEnableRouter.

  • Tutup jendela regedit kemudian restart komputer sobat.

Setelah langkah-langkah diatas dilakukan dengan benar maka selesailah sudah kita melakukan konfigurasi untuk membuat router pc berbasis windows xp, dan router bias dioprasikan pada sebagai perangkat tambahan jaringan sobat. Jika ada kekurangan setting mohon para master jaringan member masukan. Terima kasih.

Sumber: http://andisyam.web.id

Virtual Private Network (VPN)

Beberapa hari ini saya disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk dan sudah terselesaikan semua. Alhamdulillah mengawali hari ini saya menyempatkan untuk memposting beberapa artikel dan salah satunya tentang Virtual Private Network (VPN) atau biasa disebut jaringan komputer yang berlapis-lapis.

Virtual Private Network berarti bahwa traffic data VPN pada umumnya tidak terlihat, atau di enkapsulasi, lalu lintas jaringan yang mendasarinya. Demikian pula, lalu lintas dalam VPN muncul untuk jaringan yang mendasarinya hanya sebagai arus lalu lintas lain untuk digunakan. Dalam istilah yang lebih teknis, di link lapisan protokol jaringan virtual dikatakan terowongan melalui jaringan transportasi yang mendasarinya.

Istilah Virtual Private Network (VPN) dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai macam konfigurasi jaringan dan protokol. Dengan demikian, hal itu dapat menjadi rumit ketika mencoba generalisasi tentang karakteristik VPN. Beberapa yang lebih umum penggunaan VPN dijelaskan di bawah ini, bersama dengan lebih rinci tentang berbagai skema klasifikasi dan VPN model.


Common yang digunakan VPN

Virtual Private Network (VPN) dapat digunakan untuk mengamankan komunikasi melalui Internet publik. VPN sering dipasang oleh organisasi untuk menyediakan akses remote kepada jaringan organisasi yang aman, atau untuk menghubungkan dua lokasi jaringan bersama dengan menggunakan jaringan yang tidak aman untuk membawa lalu lintas.

VPN dapat digunakan untuk menyembunyikan alamat IP dari komputer-komputer di Internet, misalnya, untuk menjelajahi World Wide Web secara anonim atau untuk mengakses Pembatasan lokasi layanan, seperti Internet TV ataupun semacam IP Proxy.Sebuah VPN tidak perlu eksplisit fitur keamanan seperti otentikasi atau enkripsi lalu lintas. Sebagai contoh, penyedia layanan jaringan VPN dapat digunakan untuk memisahkan lalu lintas dari beberapa pelanggan melalui jaringan yang mendasarinya.

Klasifikasi VPN

Teknologi VPN tidak mudah dibandingkan, karena berbagai protokol, terminologi dan pengaruh pemasaran yang telah ditetapkan mereka. Sebagai contoh, teknologi VPN dapat berbeda :
  • Dalam protokol yang mereka gunakan untuk terowongan lalu lintas melalui jaringan yang mendasari;
  • Dengan lokasi terowongan penghentian, seperti pelanggan atau penyedia jaringan tepi tepi;
  • Apakah mereka menawarkan untuk situs-situs atau konektivitas akses sites yang jauh;
  • Dalam tingkat keamanan yang diberikan;
  • Oleh lapisan OSI yang mereka hadir untuk jaringan penghubung, seperti rangkaian Layer 2 atau Layer 3 konektivitas jaringan.
Beberapa skema klasifikasi dibahas dalam bagian berikut :

Secure VPN vs Trusted VPN

Kelompok industri ‘Virtual Private Networking Konsorsium’ telah menetapkan dua jenis klasifikasi VPN Aman (Secure VPN) dan VPN Terpercaya (Trusted VPN). Termasuk anggota konsorsium seperti Microsoft, Cisco, Juniper dan banyak lainnya.

Secure VPN secara eksplisit menyediakan mekanisme authentikasi terowongan terowongan endpoint selama setup, dan enkripsi lalu lintas dalam perjalanan. Aman VPN sering digunakan untuk melindungi lalu lintas ketika menggunakan Internet sebagai tulang punggung yang mendasar, tapi juga dapat digunakan dalam lingkungan ketika tingkat keamanan jaringan yang mendasarinya berbeda dari lalu lintas dalam VPN.

Secure VPN dapat diimplementasikan oleh organisasi yang ingin menyediakan fasilitas akses remote kepada karyawan atau dengan organisasi-organisasi yang ingin menghubungkan beberapa jaringan bersama-sama dengan aman menggunakan Internet untuk membawa lalu lintas. Yang umum digunakan untuk VPN aman dalam akses remote skenario, di mana perangkat lunak klien VPN pada sebuah sistem pengguna akhir digunakan untuk menyambung ke jaringan kantor remote dengan aman. Protokol Secure VPN mencakup IPSec, SSL atau PPTP (dengan MPPE / Microsoft Point to Point Encryption).

Trusted VPN biasanya dibuat oleh operator dan organisasi-organisasi besar dan digunakan untuk segmentasi lalu lintas pada jaringan inti yang besar. Mereka sering menyediakan layanan kualitas dan jaminan carrier-grade lainnya fitur. VPN dipercaya bisa diimplementasikan oleh operator jaringan yang ingin multipleks beberapa sambungan pelanggan secara transparan melalui jaringan inti yang sudah ada atau dengan organisasiorganisasi besar yang ingin memisahkan arus lalu lintas dari satu sama lain dalam jaringan. Trusted VPN protokol termasuk MPLS, ATM atau Frame Relay.

Secure VPN dan Trusted VPN berbeda dari dalam bahwa mereka tidak menyediakan fitur keamanan seperti kerahasiaan data melalui enkripsi. VPN aman akan tetapi tidak menawarkan tingkat kontrol aliran data yang terpercaya VPN dapat memberikan jaminan seperti bandwidth atau routing. Dari perspektif pelanggan, terpercaya VPN dapat bertindak sebagai kawat logis menghubungkan dua jaringan.

Pembawa yang mendasari jaringan tidak dapat dilihat oleh pelanggan, dan tidak ada pelanggan menyadari kehadiran pelanggan lain melintasi tulang punggung yang sama. Gangguan antara pelanggan, atau gangguan pada tulang punggung itu sendiri, tidak mungkin dilakukan dari dalam VPN yang terpercaya.

Beberapa penyedia layanan Internet yang dikelola menawarkan layanan VPN untuk pelanggan bisnis yang menginginkan keamanan dan kenyamanan VPN tetapi memilih untuk tidak melakukan pemberian server VPN sendiri. Dikelola aman lagi VPN adalah campuran dari dua model VPN utama, dan merupakan solusi keamanan yang dikontrak dapat mencapai ke host.

Selain menyediakan pekerja dengan secure remote akses ke jaringan internal perusahaan, keamanan lainnya dan jasa manajemen kadang-kadang dimasukkan sebagai bagian dari paket. Contoh-contoh termasuk membuat anti-virus dan anti-spyware program diperbaharui di setiap menghubungkan komputer atau perangkat lunak tertentu memastikan patch sambungan diinstal sebelum diperbolehkan.

Kategorisasi berdasarkan hubungan administratif user

The Internet Engineering Task Force (IETF) telah dikategorikan berbagai VPN, beberapa di antaranya, seperti Virtual LAN (VLAN) adalah tanggung jawab standardisasi organisasi lain, seperti Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) Proyek 802, PI 802,1 (arsitektur).

Awalnya, Wide Area Network (WAN) link dari penyedia layanan telekomunikasi node jaringan yang saling berhubungan dalam satu perusahaan. Dengan munculnya LAN, perusahaan bisa interkoneksi node mereka dengan link yang mereka miliki. Sedangkan yang asli yang digunakan WAN jalur khusus dan lapisan 2 multiplexing layanan seperti Frame Relay, berbasis IP lapisan 3 jaringan, seperti ARPANET, internet, militer jaringan IP (NIPRNET, SIPRNET, JWICS, dll), menjadi media interkoneksi umum. VPN mulai didefinisikan melalui jaringan IP. Pihak militer sendiri jaringan mungkin dilaksanakan sebagai VPN pada peralatan transmisi yang umum, tetapi dengan enkripsi terpisah dan mungkin router.

Ini menjadi pertama berguna untuk membedakan antara berbagai jenis IP VPN berdasarkan pada hubungan administratif (bukan teknologi) interkoneksi node. Begitu hubungan itu didefinisikan, teknologi yang berbeda dapat digunakan, tergantung pada persyaratan seperti keamanan dan kualitas layanan.

Ketika sebuah perusahaan interkoneksi satu set node, semua di bawah kontrol administratif, melalui sebuah LAN, yang disebut sebagai intranet. Ketika saling berhubungan beberapa node berada di bawah kewenangan administratif tetapi tersembunyi dari internet publik, hasil set node disebut extranet. Seorang pengguna baik organisasi dapat mengelola intranet dan extranet itu sendiri, atau menegosiasikan pelayanan sebagai kontraksi (dan biasanya disesuaikan) penawaran dari penyedia layanan IP. Dalam kasus terakhir, organisasi pengguna lapisan 3 kontrak untuk layanan – sebanyak mungkin lapisan 1 kontrak untuk layanan seperti garis khusus,  atau lapisan 2 multiplexing layanan seperti frame relay.

Dokumen IETF membedakan antara penyedia-ditetapkan dan diatur pelanggan VPN. Hanya sebagai saling berhubungan dan mengatur penyedia layanan dapat menyediakan layanan WAN konvensional, jadi satu operator selular dapat pasokan ditetapkan penyedia-VPN (PPVPNs), mempresentasikan satu titik yang sama – of-kontak ke organisasi pengguna.

Internet Protocol Tunnels

Tunnelling protocol

Beberapa pelanggan dikelola virtual jaringan mungkin tidak menggunakan enkripsi untuk melindungi isi data. Jenis jaringan overlay tidak rapi sesuai dalam kategorisasi aman atau terpercaya. Salah satu contoh jaringan lapisan bisa menjadi GRE terowongan, menetapkan di antara dua host. Tunnelling ini akan tetap menjadi suatu bentuk jaringan pribadi virtual namun bukan aman atau VPN yang terpercaya.

Contoh native teks-jelas termasuk protokol tunnelling GRE, L2TP dan PPTP (ketika MPPE tidak digunakan).

Security Mechanisms / Mekanisme Keamanan

Secure VPN menggunakan kriptografi protokol tunneling dimaksudkan untuk menyediakan kerahasiaan (pemblokiran mencegat dan dengan demikian paket sniffing), pengirim otentikasi (pemblokiran identitas spoofing), dan pesan integritas (pemblokiran pesan perubahan) untuk mencapai privasi. Secure VPN Protokol adalah sebagai berikut :
  • IP Security (Internet Protocol Security) – Sebuah standar protokol keamanan berbasis awalnya dikembangkan untuk IPv6, di mana dukungan adalah keharusan, tetapi juga digunakan secara luas dengan IPv4.
  • Transport Layer Security (SSL / TLS) digunakan baik untuk tunneling seluruh lalu lintas jaringan (SSL VPN), seperti dalam OpenVPN proyek, atau untuk mengamankan sambungan individu. SSL telah menjadi fondasi oleh sejumlah vendor untuk menyediakan kemampuan akses remote VPN. Keuntungan praktis dari suatu SSL VPN adalah bahwa hal itu dapat diakses dari lokasi yang membatasi akses eksternal untuk SSL-based e-commerce website tanpa IP Security implementasi. SSL VPN berbasis mungkin rentan terhadap serangan Denial of Service (DOS) terhadap koneksi TCP karena mereka secara inheren tidak terauthentikasi terakhir.
  • DTLS, digunakan oleh Cisco untuk generasi berikutnya disebut produk VPN AnyConnect Cisco VPN. DTLS memecahkan masalah-masalah yang ditemukan saat TCP melalui TCP tunneling seperti halnya dengan SSL / TLS.
  • Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP) oleh Microsoft yang diperkenalkan pada Windows Server 2008 dan Windows Vista Service Pack 1. SSTP tunnels Point-to-Point Protocol (PPP) or L2TP traffic through an SSL 3.0 channel. Terowongan SSTP Point-to-Point Protocol (PPP) atau L2TP lalu lintas melalui saluran SSL 3,0 .
  • MPVPN (Multi Path Virtual Private Network). Pengembangan Sistem Ragula Perusahaan yang terdaftar memiliki merek dagang “MPVPN”. [5].
  • SSH VPN – OpenSSH menawarkan VPN tunneling untuk mengamankan koneksi remote ke jaringan (atau antar-network link). Fitur ini (opsi-w) tidak boleh dikacaukan dengan port forwarding (option-L). OpenSSH server menyediakan jumlah terbatas bersamaan terowongan dan fitur VPN itu sendiri tidak mendukung otentikasi pribadi.

Authentication / Otentikasi

Tunnel endpoints diharuskan untuk mengotentikasi diri sebelum terowongan aman VPN dapat dibangun. Terowongan diciptakan pengguna akhir, seperti akses remote VPN dapat menggunakan sandi, biometrik, duafaktor otentikasi atau kriptografi metode. Jaringan-untuk-jaringan terowongan, password atau sertifikat digital sering digunakan, sebagai kunci harus disimpan secara permanen dan tidak memerlukan campur tangan untuk terowongan yang akan didirikan secara otomatis.

Tips Merawat Jaringan Komputer

Networking - Jaringan komputer yang sudah terpasang dengan baik jangan sampai dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang memadai sehingga fungsi dari jaringan tersebut tidak berjalan dengan benar, untuk itu dibutuhkan Tips Merawat Jaringan Komputer tersebut agar jaringan tetap berfungsi dengan baik sebagai jalur kompunikasi antar beberapa unit komputer dalam jaringan. Jaringan yang dirawat di sini adalah jaringan Local Area Network (LAN), bukan jaringan WAN.

Untuk merawat jaringan, kita perlu mengenal beberapa perangkat yang ada dalam jaringan tersebut yaitu, komputer server, komputer client, HUB/Switch Hub, kabel jaringan dan konektor. Beberapa komponen pokok dalam jaringan tersebut di atas perlu juga untuk dirawat agar jaringan yang terpasang benar-benar berfungsi dengan baik. Apa sajakah yang akan dilakukan dalam merawat jaringan yang sudah dirancang tersebut ? ikutilah Tips Merawat Jaringan Komputer berikut ini.

Perawatan Komputer Server

Komputer server sebagai komputer pusat, tentu bekerja secara terus menerus untuk melayani semua komputer client yang terhubung ke server tersebut, hal ini membuat komputer server juga harus diperhatikan dalam perawatan. Perawatan pada server sehubungan dengan data-data yang tersimpan secara terpusat di server agar dikelola dengan baik, lakukan backup data pada server secara berkala.

Selain perawatan data, komputer server juga sebaiknya terdiri dari dua unit yaitu server utama dan server pengganto, karena komputer server biasanya bekerja tanpa henti 24 jam sehingga sewaktu-waktu apabila terjadi kerusakan atau perawatan rutin, server pengganti akan dipasang untuk menggantikan server utama.

Perawatan Komputer Klien

Komputer client tidak seperti komputer server, kalau salah satu komputer klien rusak, tidak samapi berpengaruh ke unit komputer lain dalam jaringan. Berbeda dengan komputer server, apabila terjadi kerusakan maka komunikasi dalam jaringan bisa terputus. Meski demikian komputer klien juga tetap harus diberikan perawatan seperti membersihkan bagian dalam cpu dari debu, membersihkan virus, melakukan defrag file dan lain-lain.

Perawatan Kabel Jaringan UTP

Jalur komunikasi dalam jaringan lokal selain wireless adalah menggunakan kabel, jadi kabel selalu diperhatikan secara rutin keberadaannya. Beradasarkan pengalaman saya mengelola lab komputer, kabel merupakan komponen yang harus diperhatikan misalnya mengontrol posisi letak kabel jaringan, apakah sering dilalui tikus atau tidak, karena tikus suka sekali dengan memakan kabel. Kalau sering dilalui tikus, sebaiknya pasang jebakan tikus, lem tikus atau apalah yang penting dengan tujuan mengusir tikus agar tidak mengganggu kabel jaringan.

Perawatan Konektor RJ45

Konektor sebagai penghubung antara kabel dengan kartu jaringan (LAN Card/Network Card) juga harus diberikan perhatian dalam perawatan. Perawatan yang biasa saya lakukan di lab komputer yang saya kelola adalah dengan membersihkan pin kuningan di setiap konektor.

Memang sedikit melelahkan karena pin konektor sangat kecil sehingga membutuhkan ketelatenan untuk membersihkannya. Untuk membersihkan pin konektor bisa menggunakan ampelas atau boleh juga menggunakan peniti untuk membersihkan jamur-jamur yang tumbuh di sela tempat pin berada. Setelah dibersihkan, jangan lupa disikat dengan sikat.

Perawatan HUB/Switch HUB

Selain server sebagai pusat pengolahan data, fungsi HUB juga tidak kalah pentingnya, karena apabila HUB mengalami masalah, maka komputer yang terhubung ke jaringan melalui HUB tersebut ikut bermasalah dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan perangkat komputer yang lain. Tempatkan HUB di ruangan yang bersuhu udara tidak terlalu panas, bersihkan bagian luar casing HUB dari debu agar debu tidak terlalu banyak yang masuk ke bagian dalam HUB.

Tips Merawat Jaringan Komputer di atas merupakan tips secara garis besarnya saja, anda sebagai pengelola jaringan harus dapat mengetahui rancangan jaringan yang ada sehingga memudah dalam perawatan, misalnya menandai setiap kabel yang terhubng ke komputer klien dan komputer server atau dari komputer ke HUB.

Hal ini sangat penting untuk membantu dalam melakukan perawatan jaringan komputer. Meski masih hanya sebatas garis besar saja, namun saya berharap sedikit tips di atas dapat memberi manfaat bagi pengunjung blog ini dan bila bila anda punya pendapat tentang tips merawat jaringan, jangan sungkan untuk share pengetahuannnya di bagian komentar.

Pengenalan IP Address

IP Address merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi dalam membangun sebuah jaringan, karena apabila tanpa IP address maka proses pengiriman informasi atau data antara komputer dalam jaringan tidak akan terjadi.

Jadi IP Address itu apa ? IP address adalah merupakan alamat yang diberikan pada suatu komputer dan merupakan identitas komputer itu sendiri, sehingga dapat dikenal oleh komputer lain dalam melakukan pengiriman dan penerimaan data atau informasi melalui jaringan.

IP address terdiri dari 4 (empat) kelompok bilangan decimal yang masing-masing kelompok terdiri dari 3 bilangan yang menyatakan 8 bit bilangan biner. Jadi IP address terdiri dari 32 bit (8 bit x 4 kelompok).

Dari 4 (empat) kelompok bilangan decimal dalam IP address tersebut, ada dua bagian penting untuk mengidentifikasi komputer tersebut dalam sebuah jaringan yaitu Network ID dan Host ID.
Network ID adalah alamat yang diberikan untuk jaringan komputer atau yang menentukan identitas jaringan. sedangkan Host ID adalah alamat yang diberikan kepada host (komputer, router).

Cara Mengkonfigurasi Routing Static Dan Dynamic Cisco

Dalam artikel kali ini saya akan sedikit membahas tentang jaringan komputer, yaitu routing protocol yang dikonfigurasikan untuk menentukan bagaimana caranya Cisco router meneruskan paket-paket data dari internet atau WAN (Wide Area Network) berdasarkan tabel routing.

Protocol routing sendiri menggunakan istilah yang disebut metric dalam menentukan jalur yang terbaik yang akan dipakai. Metric merupakan suatu nilai hasil dari perhitungan algoritma yang dipakai oleh protokol routing yang dapat berupa jarak ke tujuan. Jenis metric yang dipakai bergantung pada pada jenis protokol routing yang digunakan, dimana setiap protokol routing menggunakan  metric yang berbeda satu dengan yang lain.

Untuk konfigurasi tabel routing dapat dibuat secara static dan dynamic. Apa itu routing static dan routing dynamic? sobat, mari kita lanjutkan pembahasannya :

Routing Static, merupakan pembuatan tabel routing secara manual. Routing static ini berguna untuk jaringan sederhana yang mana hanya menggunakan beberapa buah router saja dan berguna untuk penghematan penggunaan bandwidth. Secara manual maksudnya adalah jika sobat sebagai administrator jaringan, mengetikkan perintah-perintah tertentu untuk membuat IP static routing sebagai contoh misalkan saya ketikkan perintah berikut :
router(config)#ip route network_destination_id subnet_mask default_gateway [administrative_distance]
Berikut keterangan perintah yang saya buat diatas :
  • network_destination_id adalah alamat jaringan yang dituju.
  • subnet_mask adalah subnet mask jaringan yang dituju.
  • default_gateway adalah IP address gateway, biasanya address router yang berhubungan langsung.
  • administrative_distance adalah nilai 0-255 yang diberikan pada routing. Bertambah rendah nilai yang diberikan maka bertambah tinggi kegunaannya. Jika nilai tidak diberikan maka nilai default akan digunakan. Nilai default untuk directly connected (C) = 0 dan statically connected (S) = 1.
Perintah diatas hampir mirip ya dengan penulisan perintah pada console Mikrotik… :) . Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh gambar berikut :


Cara membuat routing static untuk Router 1 dengan network destination ID 192.168.20.0 dan subnet mask-nya 255.255.255.0 yaitu dengan mengetikkan perintah seperti contoh diatas :
router1(config)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 192.168.10.11

Untuk melakukan pemeriksaan terhadapa penulisan perintah diatas apakah konfigurasi routing berhasil, maka ketikkan perintah :
router1#sh ip route

Routing Dynamic, menggunakan protokol routing yang membuat tabel routing secara otomatis jika topologi jaringan berubah-ubah. Routing dynamic secara umum dapat dibagi dalam dua kategori. Distance vector dan Link state routing protocol, yang masing-masing terdiri dari bermacam-macam routing protocol.

RIP (Routing Information Protocol) merupakan protocol paling sederhana yang termasuk jenis distance vector. RIP menggunakan jumlah lompatan (hop count) sebagai metric dengan 15 hop maksimum. Jadi hop count yang ke-16 tidak dapat tercapai dan router akan memberikan error message “destination is unreachable” (tujuan tidak tercapai). Daftar tabel routing protokol RIP di-update setiap 30 detik, sedangkan default administrative distance untuk RIP yaitu 120.

Untuk menerapkan RIP pada router, berikut perintahnya :
router(config)#router rip
Untuk menerapkan RIP tersebut ke suatu network address, berikut perintahnya :
router(config-router)#network network_id
Sebagai contoh penerapan pada jaringan WAN, berikut perhatikan gambar dibawah ini :


Cara mengkonfigurasikan RIP untuk Router 1 sebagai brikut :
router1(config)#ip routing

router1(config)#router rip

router1(config-router)#network 215.10.20.0

router1(config-router)#network 215.10.10.0

router1(config-router)#exit

router1#write mem
Baik sobat sampai disini konfigurasi dinyatakan selesai dalam mengenal dan melakukan konfigurasi routing static dan dinamik. Semoga artikel ini bermanfaat.

komputer

More on this category »
 
Support : Creating Website|
Copyright © 2013. Blog Mas Sugi | Berbagi Informasi | Tips | Belajar | Kesehatan | Dunia - All Rights Reserved
Template Modify by Mas Kholis
Proudly powered by Blogger